| FINAL FIX BANGET |
Tulisan ini berisi perjuangan gue bersama skripsi yang ngga lebih dari 50 halaman itu.
Awal september ada angin yang berhembus kencang, mengiring gue
untuk cepet urus sertifikat penulisan ilmiah yang udah setahun ngga gue ambil,
ini sertifikat dijadikan syarat untuk daftar sidang sarjana.
Singkat cerita, sambil ngurus sertifikat upload file sana-sini,
ketemu lah gue sama temen kelas gue yang 11:12 sama gue prokrastinasinya
(menunda dengan sengaja), namanya Dyanti. Ternyata dia juga belum urus
sertifikat, jadilah gw tiba-tiba punya temen senasib. Di hari itu juga Dyanti
ini bilang ke gue
D : "yo ada kabar buruk
yooo..."(dengan muka agak panik) abis dari kampus, ngurus surat izin penelitian.
Y : "apaan dy??" ( tetep santai
ngunyah bebek samping kampus, kita lagi makan siang
bareng waktu itu)
D : "daftar sidang terakhir tanggal 7
sepetember, lewat tanggal itu, kita harus urus
KRS semester 9 yo"
Gue sama Dyanti langsung buru-buru ke kampus cari kebenaran kabar
itu, langsung nyamperin dosen kami, yang kebetulan jadi sekjur di kampus
kalimalang, debat BLA BLA BLA...dan sekjur bilang “ya emang gitu prosesnya dari
tahun ke tahun dek, kalian harus nunggu KRS yang baru, yang akan dicetak 25
September” WHAAAATTT??? PUPUS harapan gue buat sidang sebelum tanggal 23, yang
notabene nya tanggal 23 september adalah hari terakhir sidang, untuk yang mau
wisuda desember tahun ini.
Dan beliau juga bilang “ngga semua hal dalam hidup bisa kamu
kendalikan dan ngga semua sesuai sama apa yang kamu mau dek” (gue langsung diem
saat itu) Mata udah berkaca-kaca, sambil bayangin dan mikir “ masa iya gue
harus nunggu KRS keluar baru bisa daftar dan masa iya nunggu wisuda sampe maret
tahun depan, !”
Dihari itu juga ada temen sekelas gw Tami dan Raras. Tami ada
keperluan bimbingan dan Raras mau urus bebas keuangan sama bebas perpus. Raras
adalah temen bimbingan gue dari zaman penulisan ilmiah sampe skripsi ini.
Beberapa saat kemudian gue dan raras tau, ternyata Tami dan Dyanti udah bisa
ACC skripsi dan bisa daftar sidang, kebakaran jenggot lah gue sama raras,
satu-satunya cara buat dapet ACC plus daftar sidang adalah gue dan raras kudu
bimbingan besok hari rabu dan langsung dapet ACC. Setelah dapet kabar dari
sekjur mengenai pendaftaran sidang kami langsung urus bebas keuangan dan bebas
perpustakaan dengan harapan bisa daftar di tanggal 7 September.
Sorenya setelah nyampe dirumah, gw langsung curhat ke dospem via
WA, dan beliau bilang “ kan udah saya bilang mba, terakhir tanggal 7 September,
memang ngga di baca? “ dan gue masih aja ngebales WA beliau pake usaha plus
kode keras yang menyiratkan “ BU, PLISS ACC SKRIPSI SAYA SEKARANG”........
Lanjutannya ada di post selanjutnya :)
Komentar
Posting Komentar